"AHLAN WA SAHLAN!!!!!


Rabu, 26 Januari 2011

Cespleng,Gaji presiden Naik!!

"ASYIK amat, cukup sekali Presiden Yudhoyono curah isi hati (curhat) gajinya tujuh tahun tak kunjung naik, langsung mendapat perhatian Menteri Keuangan yang kemarin menyatakan gaji Presiden akan dinaikkan bersama 8.000 pejabat negara lainnya!" ujar Umar. "Kenaikan itu nantinya termasuk tunjangan prestasi yang melekat pada gaji!"

"Maka itu, seorang Presiden tak boleh curhat atau mengeluhkan soal gajinya!" sambut Amir. "Sebab dijamin cespleng dipenuhi! Itu bisa membuat rakyat iri, terutama buruh, yang keluhannya bertahun-tahun untuk menaikkan upah pada tingkat KHL—kebutuhan hidup layak—saja jangankan dipenuh, didengar atau diperhatikan pun tidak! Padahal secara nyata, siapa yang lebih butuh penyesuaian?"

Kamis, 20 Januari 2011

HUMORIA.....HA...HA...HA...

Sapi Q Ada 5
Dinyanyikan dengan nada balonku ada limaMySpace

Sapiku ada lima
rupa-rupa warnanya
hitam putih kelabu
yang dua enggak tau

Sapiku hilang empat..aw..
hatiku sangat kacau
sapiku tinggal satu
mukanya kayak kamu
MySpace



Macam-macam Jenis ES

1.Airliur =NgecES
2.Air jatuh =NetES
3.Air dingin =ES
4.Pepaya =KatES
5.Ikan bakar =PepES
6.Pesan sngkat =sm-ES
7.Org yg baca =StrES
8.Setuju??? =yEs
MySpace

Disana Gunung Disini Gunung

Disana gunung...Disini gunung
Di tengah-tengahnya ada bunga melati
Kamu bingung
Saya pun bingung
Kenapa ada bunga melati
MySpace

Lagu Topi Saya Bundar

To vee say a bound are,bound are to vee say a cal ow tee duck bound are,bo can to vee say a.
MySpace

Salah Mantra

Saya coba tebak wajah yg nerima posting ini BIM SALA BIM HABRA KADABRA
  +'*'*'*'+
0( @ @ )0
     (---)
ups! Maaf! Salah mantra kok jadi monyet.MySpace

Rabu, 19 Januari 2011

AYAT-AYAT JUHAD

Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 154
    Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan
    Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu h idup,
    tetapi kamu tidak menyadarinya.


    Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 195
      Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu
      menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah,
      karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
      Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 218
        Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah danberjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan
        Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
        Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 258

          Kamis, 13 Januari 2011

          Gelora Hatiku

          Hidup ini sulit ku pahami. adakalanya aku merasa bimbang untuk memutuskan sesuatu. mempertimbamgkan tentang apa yang didapat. hati ku rumit, sulit untuk diartikan. bahkan secerdasnya otak ku tak mampu mentranslit isi hati ku. penuh dengan gelora. mulut pun enggan untuk berucap. semua tersimpan di hati paling dalam tanpa kuketahui maknanya. menyikapi hati membuat ku pusing. tak selalu menemukan solusi. antara keinginan dan kenyataan itu berbeda.


          entahlah kapan rahasia isi hati ku dapat terungkap. setelah bertahun tahun tersimpan dan tak dapat terpecahkan. aku hanya terdiam, mulutku pun memutuskan untuk tak ikut campur. biarlah, biarlah waktu yang membongkarnya. dan biarkan hati menyimpan rahasia itu. aku tak akan mengusutnya lagi, lelah, capek.....
          hanya Dia yang menentramkan jiwaku.
          Thanks Allah...
          Ku kan sabar menanti keajaiban dari Mu...

          Senin, 10 Januari 2011

          kerasny hidup, dunia png dg senda gurau,SEMU

          Hai dunia !
          Ku ktkn pd mu, aq tdk akn mnyerh sbrpa pun rgamu mnyakti q !
          Kau tdk akn bs mmbwt q lemh hny krn keindahn semu mu, atw sayatn sayatn khdpn mu !
          Kau hny akn mnjd msa lalu q, bknlh khdpn kekl q !
          Ku ktkn pd mu dunia, kau sggh sgt rapuh, saksikn aq akn menang melawan mu !
          Ingt t .....!!

          MOTIVASI HARI INI

          Saat engkau mengatakan
          ‘tidak mungkin’ bagi impianmu,
          sesungguhnya engkau sedang
          menjauhkan keajaiban darimu.

          ...Engkau membutuhkan keajaiban
          untuk keluar dari kesulitan
          dan naik menuju kehidupan
          yang damai dan sejahtera,
          untuk mencapai kemampuan
          memuliakan kehidupanmu.

          Engkau membutuhkan keajaiban.

          Dan karena keajaiban itu berada
          dalam kewenangan penuh Tuhanmu,
          maka dekat-dekatlah engkau kepada-Nya.

          Mario Teguh

          Sabtu, 08 Januari 2011

          Dunia.......

          Semua berkamuflase.....sungguh rapi.tak tercium kebohongannya...aku tertipu.sungguh bodohnya aku.
          Begitu manis bibir mereka,begitu anggun perbuatan mereka.tapi......begitu kembali ke habitat mereka yang sesungguhnya.haaahhhhh sungguh amat menyimpang dari selama ini yang aku lihat.
          Oh.....apa yang harus aku lakukan terhadap semua ini,karna aku termasuk korban.
          Dunia memang penuh kebohongandan senda gurau......

          Selasa, 04 Januari 2011

          Aku Takut Menikah Karena Belum....


                     
          Sumber : Majalah El-Fata Edisi 11 Th.I/2001/1422 hal.16-19          
                     

          1. Belum Bekerja

          Inilah masalah klasik seputar menikah, terutama bagi pihak pemuda. Ketika sudah merasa cocok dengan seorang muslimah, dan jika ditunda-tunda bisa berakibat buruk, ternyata si Pemuda belum punya pekerjaan untuk menghidupi keluarga kelak. "mau dikasih makan apa anak dan istri kamu, dikasih cinta doang ?!?" Begitulah perkataan sinis yang senantiasa terngiang-ngiang ditelinganya.

          Seorang laki-laki memang merupakan tulang punggung dalam sebuah keluarga. Menghidupi seluruh anggota keluarga adalah tanggung jawabnya. Rasulullah bersabda, yang artinya, "Bertaqwalah kepada Allah dalam memperlakukan wanita. Sebab kamu mengambilnya dengan amanat allah dan farjinya menjadi halal bagi kamu dengan kalimat Allah. (Menjadi) kewajiban kamu untuk memberi rizki dan pakaiannya dengan cara yang baik." (HR.Muslim)

          Dengan demikian, penghasilan dalam suatu keluarga memang diperlukan. Namun sebenarnya, tidak berarti belum kerja kemudian tidak boleh menikah. Allah SWT berfirman, yang artinya, "Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian (belum menikah) diantara kamu, dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahaya mu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Surat An-Nur : 32)

          Penghasilan bisa dicari setelah menikah. Yang pertama kali harus dilakukan adalah percaya dan yakin akan janji Allah pada firman-Nya di atas. Tak sedikit pemuda yang susah mencari kerja sebelum menikah, tapi setelah menikah ternyata banyak tawaran kerja dan peluang kerja.

          Sebagai persiapan sebelum menikah, kesungguhan dalam menuntut ilmu dunia agar kelak mudah mendapatkan penghidupan yang baik pula untuk dilakukan. Walaupun tak selamanya relevan, kuliah yang baik dan dan prestasi yang bagus masih merupakan suatu modal yang dapat diandalkan dalam mencari kerja. Bagaimana kalau kuliah sudah terlanjur tidak karuan ? Jika sudah begini perlu juga pegang prinsip bahwa pekerjaan kelak tidak harus sesuai dengan bidang yang dipelajari saat ini. Banyak yang dapat rejeki lumayan dari bekerja dalam suatu bidang yang dulu tidak pernal dipelajari dalam jenjang pendidikan formal.

          Persiapan lain yang bisa dilakukan adalah kuliah sambil kerja. Sembari menabung, juga bisa untuk jaga-jaga apabila ketika lulus nanti tidak langsung diterima bekerja sesuai bidang yang dipelajari.


          2. Belum Lulus

          Berbeda dengan yang pertama, masalah yang satu ini bisa menjadi penghalang bagi pihak pemuda dan pemudi. Mungkin seseorang sudah bekerja atau sudah punya prinsip untuk mencari kerja setelah menikah namun ia ragu untuk menikah gara-gara belumlulus kuliah. Bisa jadi pula yang punya alasan seperti ini sang pemudi pujaan hatinya. Bayangan kuliah sambil menikah baginya tampak menyeramkan. Kuliah sambil mengurus diri sendiri saja sudah repot apalagi jika harus ditambah tanggung jawab mengurus orang lain. Ditambah kalau si buah hati sudah lahir dan belum juga lulus kuliah, tampaknya akan tambah repot.

          Sebenarnya, menikah tidaklah selalu mengganggu kuliah. Malahan hadirnya pendamping hidup baru bisa menambah semangat utuk belajar. Bisa jadi, sebelum menikah malas-malasan belajarnya, ketika sudah menikah malah tambah semangat dan tambah rajin untuk belajar. Tidak sedikit yang mengalami perubahan demikian, apalagi secara peraturan akademik seorang mahasiswa sudah diperbolehkan untuk menikah. Seorang mahasiswa sudah tidak dianggap ABG (Anak Baru Gede) lagi, tapi AUG (Anak Udah Gede) alias sudah dewasa. Seorang yang sudah dewasa dianggap sudah bisa bertanggung jawab apa yang menjadi pilihan hidupnya.

          Memang benar untuk tetap mengadakan persiapan jika mengambil jalan menikah di saat masih kuliah. Yang pertama harus disadari adalah bahwa hidup berkeluarga adalah berbeda dengan hidup sendirian. Tidak pantas jika orang yang sudah menikah tetap bebas, lepas, menelantarkan keluarganya sebagaimana dulu bisa ia lakukan ketika masih lajang. Orang yang menikah sambil kuliah juga harus pandai-pandai mengatur waktu antara tanggung jawabnya dalam keluarga dan dalam belajar. Selain waktu, manajemen pemikiran juga solid, karena begitu menikah masalah-masalah dulu yang belum ada mendadak bermunculan secara serentak. Bagaimana memahami pasangan hidup baru, bagaimana jika hamil dan melahirkan, bagaimana mendidik anak, bagaimana mencari rumah -nebeng mertua atau cari kontrakan-, bagaimana bersikap kepada mertua, tetangga dan lain-lain, apalagi masih harus memikirkan pelajaran.

          Pusing....? Semoga tidak. Sebenarnya menikah sambil kuliah bisa disiapkan sejak hari ini, bahkan juga sudah sejak SD. Modal awalnya adalah manajemen diri sendiri. Ketika seorang sudah sejak dahulu berlatih untuk hidup mandiri, akan mudah baginya untuk hidup berkeluarga. Misalnya saja sudah sejak SD bisa mencuci pakaian dan piring sendiri, mengatur waktu belajar, berorganisasi, dan bermain, mengatur keuangan sendiri, dan sebagainya. Kesiapan juga bisa diraih jika seseorang biasa menghadapi dan memecahkan problem hidupnya. Karena itu perlu organisasi dan bersaudara dengan orang lain, saling mengenal, memahami orang lain dan membantu kesulitannya.

          3. Belum Cocok

          Mungkin pula sudah lulus, sudah kerja, sudah berusaha cari calon pasangan tapi merasa belum menemukan pasangan yang cocok, sehingga belum jadi menikah pula, padahal sudah hampir tidak tahan ! Ini juga merupakan masalah yang bisa datang dari kedua belah pihak, baik pihak pemuda maupun pemudi. Kecocokan memang diperlukan. yang jadi pertimbangan dasar dan awal tetntu saja faktor agama, yaitu aqidah dan akhlaknya. Allah berfirman, yang artinya :

          "Mereka (perrempuan-perempuan mukmin) tidak halal bagi laki-laki kafir. Dan laki-laki kafir pun tidak halal bagi mereka." (Al-Mumtahanah : 10)

          Rasulullah juga bersabda, "Wanita itu dinikahi karena 4 hal : karena kecantikannya, karena keturunannya, karena kekayaannya, dan karena agamanya. Menangkanlah dengan memilih agamanya maka taribat yadaaka (kembali kepada fitrah atau beruntung)." (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain)

          Keadaan yang lain adalah nomor dua setelah pertimbangan agama. Namun kebanyakan di sinilah ketidakcocokannya. Sudah dapat yang agamanya bagus tapi kok nggak cocok pekerjaannya, nggak cocok latar belakang pendidikannya, nggak cocok hobinya, warna matanya kok begitu, pakai kacamata, kok hidungnya...dan lain-lain.

          Kalau mau mencari kekurangan tiap orang pasti punya kekurangan karena tidak ada manusia yang diciptakan secara sempurna. Sudah cantik, kaya, keturunan bangsawan, pandai, rajin, keibuan, penyayang, tidak pernah berbuat salah.

          Ketika seorang pemuda atau pemudi sudah mau menikah, memang seharusnya cari tahu dulu tentang calon pasangan hidupnya ke sahabatnya, saudaranya atau ustadznya, atau yang lainnya, baik kelebihan maupu kekurangannya. Jika sudah tahu, tanyakan pada diri sendiri, apakah bisa menerima dan memaklumi kekurangan serta kelebihan si dia. Rasulullah bersabda, yang artinya,

          "Janganlah seorang mukmin laki-laki membenci mukmin perempuan. Bila dia membencinya dari satu sisi, tapi akan menyayang dari sisi lain." (HR.Muslim)

          Jadi, jangan hanya melihat kekurangannya saja, tapi juga perlu melihat kelebihannya. Ketika kekurangan sudah bisa diterima, kelebihan akan lebih bisa menimbulkan perasaan suka. Karena itu, jangan sampai sulit nikah karena dibikin sendiri.

          4. Belum Mantap

          Masalah satu ini juga bisa terjadi pada tiap orang pihak pemuda, pihak pemudi, baik yang sudah kerja atau yang belum, baik sudah lulus atau belum. Pertama kali, perlu diselidiki belum mantapnya itu karena apa, karena tak sedikit yang beralasan belum mantap, ketika ditelusuri larinya juga menuju ketiga masalah 'belum' di atas.

          Namun ada juga yang belum mantap karena memang merasa persiapan dirinya kurang baik ilmu tentang pernikahan, keluarga, dan pernik-pernik di sekitarnya. Orang seperti ini malah tidak memusingkan masalah ketiga 'belum' di atas, karena memang dia merasa belum siap dan belum mampu.

          Solusinya tidak lain adalah mementapkan dan mempersiapkan diri. Hal ini bisa ditempuh lewat menuntut ilmu tentang pernikahan, dan keluarga, baik dengan menghadiri pengajian, yang membahas masalah tersebut atau dengan membaca buku-buku mengenainya. Penting pula untuk menimba pengalaman kepada orang yang sudah menikah, karena kadang-kadang buku-buku dan ceramah ilmiah dan formal tidak membahas masalah praktis yang detail yang diperlukan agar siap menikah.